6 jam sebelum HUT RI ke-66

ditulis pada August 17, 2011
kategori Cerita, Indonesia | 1 yang kesasar

Di tahun 2011, bulan delapan yang mana bulan tersebut merupakan bulan kemerdekaan Indonesia bersamaan dengan bulan besar bagi gw dan Umat muslim lainnya yaitu Ramadhan. Sehingga HUT RI tahun ini akan terjadi pengurangan lomba. karena bisanya tiap Rukun Tetangga Atau Rukun Warga pada tiap wilayah Indonesia mengadakan berbagai macam lomba untuk memperingati hari HUT RI. “MAKAN KERUPUK” itu lomba yang bakal gak ada tahun ini!:D kan puasaaaa. . .

Bukan soal lomba yang ingin gw ceritain disini, tapi suatu kejadian atau peristiwa atau apa lah di mana dimana terjadi selang beberapa jam sebelum gw membuat tulisan ini. Kurang lebih 6 jam sebelum tanggal 17 November, gw dan teman-teman kuliah mengadakan buka bersama di sebuah tempat makan yang lumayan ramai pengunjungnya, itu juga karena di traktir temen gw yang ulang tahun. kalo gak di traktir sih, mikir-mikir juga mau makan di tempat kaya gitu. :D (maklum anak kost). karena ruang pada tempat makan itu tidak terlalu besar, jadi yang temen gw yang punya hajat ngajak makan di pinggir jalan (trotoar) yang sudah di beri alas oleh pemilik tempat makan itu. ya gak masalah buat gw kan yang penting makannya :D

Berkumandangnya azan Magrib menandakan saatnya berbuka puasa sekaligus lampu hijau bagi gw dan para umat muslim lain untuk menyantap makanan. setertak semua pengunjung melahap hidangan yang telah di antarkan peyalan sebelumnya. dan bukan jadi sesuatu hal yang mengherankan  di kalangan teman-teman gw kalau gw butuh porsi yang lebih dari temen-temen gw lainnya :D, jadi temen gw yang punya hajat udah menyiapkan porsi lebih :D. Alhamdulillah perut gw terisi satu setengan porsi dan lumayan kenyang tanpa harus ngeluarin duit :D.(sampe berasa gendut).

setelah beberapa menit pengunjung yang lain pun terlihat selesai menyantap hidangannya masing- masing dan kemudian meninggalkan tempatnya dan hanya meninggalkan ampas makanan mereka, tapi belum di rombongan kami. kami melanjutkan dengan berbagai obrolan. di tengan obrolan berlangsung saya mendengar ucapan “terimakasih mba” (di ucapkandengan lembut dalam bahasa jawa) dari seorang anak, umurnya gw perkirain sih 7-9 tahun. ternyata salah satu teman gw memberikan bekal es buah yang di bawanya dari kost kepada anak itu. kemudian kami melanjutkan obrolan kami dan selang beberapa menit tanpa sengaja pandangan gw terarah ke sekitar trotoar dan terlihat pengunjung lain mulai sepi hanya terlihat seorang anak tadi dalam posisi duduk menduduki alas tikar yang diatasnya terdapat ampas makanan yang telah di tinggal pengunjungnya dan saya melihat anak itu seperti mencari sesuatu sambil tangannya di arahkan ke ampas makanan tersebut. terkejutnya saya saat anak itu melahap ampas makanan yang sekiranya masih bisa dimakan olehnya. seketika rasa kenyang yang saya rasakan berubah menjadi sebuah penyesalan. kenikmatan saat saya melahap makanan tadi ternyata terdapat setitik harapan dari anak itu untuk bisa makan pada saatnya berbuka. rasa kenyang yang saya rasakan saat itu merupakan kelaparan bagi anak itu.

bodohnya saya adalah saya tidak memberikan sedikit pun kontibusi pada anak itu! saya menyadari kebodohan itu saat saya menulis catatan ini. dimana saat ini adalah HUT Kemerdekaan RI yang ke- 66. pantas kah saya merayakan hari kemerdekaan? padahal masih banyak di luar sana orang yang tidur beralaskan tanah beratapkan langit. kemerdekaan hanya di rasakan bagi mereka yang tidur di atas ranjang yang lembut. kemerdekaan hanya di rasakan oleh mereka yang berpidato lantang di dalam gedung-gedung mewah. bukan mereka yang merintih kelu di bawah sebuah gubuk kardus Saya tidak menyalahkan para pahlawan yang rela mati memerdekakan Republik Indonesia ini, yang saya salahkan adalah orang-orang yang memerdekakan dirinya sendiri!

e7a6fad64921a440296caadc290af6dc73ae17fc

source gambar: http://meme.zenfs.com/u/e7a6fad64921a440296caadc290af6dc73ae17fc.jpeg

Ayo lah Indonesia!
umur lu udah 66. DEWASA lah!
semoga di ulang tahun lu yang ke 66 ini menjadi awal kedewasaan lu!
:D

lanjuut »